Tampilkan postingan dengan label Kenali Aqidahmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kenali Aqidahmu. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Juni 2014

III.8. Pernyataan bahwa Meminta Pertolongan kepada Selain Allah adalah Syirik

http://islam4euro.blogspot.com/search/label/Kenali%20Aqidahmu





Pernyataan Salafy

Meminta tolong dan perlindungan kepada selain Allah.Rasulullah saw berkata kepada Ibnu abbas radhiyallahu ‘anhuma :”apabila kamu ingin meminta (sesuatu), maka mintalah (hanya) kepada Allah, dan apabila kamu meminta pertolongan, maka minta pertolonganlah (hanya) kepada Allah.Dengan demikian, tahulah kita bahwa berdo’a (meminta sesuatu) kepada jin adalah terlarang.

Jawaban Habib Munzir Al Musawa

Berkata Rabi’ah bin Ka’ab ra, aku pernah berhari hari menginap di kediaman Rasul saw, dan aku membawakan air wudhu untuk beliau saw dan hajat hajat beliau saw, maka beliau saw bersabda : Mintalah..!, maka aku berkata : aku minta padamu untuk bisa menemanimu di sorga!, maka Rasul saw bersabda : adakah permintaan yang lainnya?, aku berkata : itu saja. Maka Rasul saw bersabda : Bantulah aku untuk dirimu sendiri dengan memperbanyak sujud (Shahih Muslim)
Baca selengkapnya

III.7. Pernyataan bahwa Menyembelih Binatang dengan Selain Nama Allah adalah Haram






Pernyataan Salafy

Di antara yang dapat membatalkan tauhid, menyembelih atas nama selain Allah, baik Wali-Wali, setan-setan ataupun jin dengan maksud mengambil manfaat atau menghindarkan madharat dari mereka.Ini adalah syirik besar (akbar). Sebagaimana tidak dibenarkan menyembelih atas nama selain Allah, tidak dibenarkan pula menyembelih di tempat penyembelihan atas nama selain Allah, sekalipun dengan niat menyembelih karena Allah. Hal ini adalah dalam rangka menutup jalan yang dapat membawa kepada kesyirikan.

Jawaban Habib Munzir Al Musawa

Diriwayatkan bahwa para sahabat membawa daging sembelihan, seraya berkata: Wahai Rasulullah, orang orang membawakan kami daging sembelihan yang tidak kami ketahui apakah disembelih dengan nama Allah atau tidak?, maka Rasul saw bersabda : Makanlah, kalian sebutlah nama Allah dan makanlah” (Shahih Bukhari)

Al Imam Ibn Hajar Al Asqalaniy menjelaskan bahwa dengan hadits ini bahwa menyebut nama Allah dalam menyembelih bukanlah wajib (Fathul Bisyarah shahih Bukhari).

Tentunya asalkan bukan sembelihan yang padanya disebut nama sesuatu yang disembah selain Allah


Baca selengkapnya

III.6. Pernyataan bahwa Memakai Jimat / Tulisan Ayat – Ayat Al-Quran untuk Mengambil Keberkahannya adalah Syirik

http://islam4euro.blogspot.com/search/label/Kenali%20Aqidahmu





Pernyataan Salafy

Saudara-saudaraku seiman !

Sebagaimana wajibnya merealisasikan tauhid serta memenuhi syarat-syarat kalimat : Laa illaaha illa Allah, kita juga mesti takut dan berhati-hati terhadap segala bentuk syirik, pintu-pintu dan tempat-tampat masuknya, baik itu yang kecil maupun yang besar. Karena sesungguhnya sebesar-besar kezhaliman adalah syirik. Allah Ta’ala mau mengampuni semua dosa hamba-Nya, kecuali (dosa) syirik. Dan barang siapa yang terjerumus kedalamnya, allah haramkan baginya surga dan tempat kembalinya adalah neraka. Allah Ta’ala berfirman :
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa Syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (Syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya ”. QS. An nisaa’: 48.
Baca selengkapnya

III.5. Pernyataan mengenai Keutamaan Tauhid

http://islam4euro.blogspot.com/search/label/Kenali%20Aqidahmu




Pernyataan Salafy

Saudaraku seiman, berikut ini saya persembahkan kepadamu beberapa kalimat ringkas tentang keutamaan tauhid serta peringatan terhadap hal-hal yang bertentangan dengannya, berupa syirik dengan berbagai macamnya, dan bid’ah dengan segala ragam dan coraknya, baik yang kecil maupun yang besar.

Sesungguhnya, tauhid adalah kewajiban pertama yang diserukan oleh para rasul, dan ia merupakan landasan utama dari misi dakwah mereka. Allah Ta’ala berfirman : “ Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan) : “sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”. (QS. An Nahl: 36)

Tauhid adalah hal Allah yang paling besar atas hamba-hambanya. Di dalam kitab “Ash Shahihain” (Shahih Bukhary dan Shahih Muslim) diriwayatkan dari Mu’adz, bahwa Rasulullah bersabda :
“Hak Allah atas hamba-hambaNya ialah, bahwa mereka beribadah (hanya kepada-Nya) dan mereka tidak menyekutukanNya dengan sesuatu yang lain”.
Baca selengkapnya