Jumat, 17 Januari 2014

Islam Agama Tauhid (ke-24)


Allah Maha Mengetahui (2) 

Allah Subhana Wa Ta'ala berfirman :

وَ اللهُ خَلَقَكُمْ ثُمَّ يَتَوَفّيكُمْ وَ مِنْكُمْ مَّنْ يُّرَدُّ اِلى اَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْ لاَ يَعْلَمَ بَعْدَ عِلْمٍ شَيْئًا، اِنَّ اللهَ عَلِيْمٌ قَدِيْرٌ. النحل: 70
Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. [QS. An-Nahl : 70]
اللهُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ ِمّنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَّ شَيْبَةً، يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ، وَ هُوَ الْعَلِيْمُ الْقَدِيْرُ. الروم: 54
Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. [QS. Ruum : 54]
قُلْ ِلّمَنْ مَّا فِى السَّموتِ وَ اْلاَرْضِ، قُلْ ِللهِ كَتَبَ عَلى نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ، لَيَجْمَعَنَّكُمْ اِلى يَوْمِ الْقِيمَةِ، لاَ رَيْبَ فِيْهِ، الَّذِيْنَ خَسِرُوْآ اَنْفُسَهُمْ فَهُمْ لاَ يُؤْمِنُوْنَ(12) وَ لَه مَا سَكَنَ فِى الَّيْلِ وَ النَّهَارِ، وَ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ(13)الانعام: 12-13
Katakanlah, "Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan di bumi?" Katakanlah: "Kepunyaan Allah". Dia telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang. Dia sungguh-sungguh akan menghimpun kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan terhadapnya. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman. (12)
Dan kepunyaan Allah-lah segala yang ada pada malam dan siang hari. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (13)[QS. Al-Anaam : 12-13]
اِنَّ اللهَ عِنْدَه عِلْمُ السَّاعَةِ، وَ يُنَزّلُ الْغَيْثَ، وَ يَعْلَمُ مَا فِى اْلارْحَامِ، وَ مَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًا، وَ مَا تَدْرِيْ نَفْسٌ بِاَيّ اَرْضٍ تَمُوْتُ، اِنَّ اللهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ. لقمان: 34
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. [QS. Luqman : 34]
وَ اِنْ ِمّنْ شَيْءٍ اِلاَّ عِنْدَنَا خَزَآئِنُه وَ مَا نُنَزّلُه اِلاَّ بِقَدَرٍ مَّعْلُوْمٍ(21) وَ اَرْسَلْنَا الرّيحَ لَوَاقِحَ فَاَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَاَسْقَيْنكُمُوْهُ، وَ مَآ اَنْتُمْ لَه بِخَازِنِيْنَ(22) وَ اِنَّا لَنَحْنُ نُحْي وَ نُمِيْتُ وَ نَحْنُ الْوَارِثُوْنَ(23) وَ لَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِيْنَ مِنْكُمْ وَ لَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَأْخِرِيْنَ(24) وَ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْ، اِنَّه حَكِيْمٌ عَلِيْمٌ(25) الحجر: 21-25
Dan tidak ada sesuatu pun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu. (21)
Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya. (22)
Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi. (23)
Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada-mu dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (dari padamu). (24)
Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang akan menghimpunkan mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (25) [QS. Al-Hijr : 21-25]
وَ مَا خَلَقْنَا السَّموتِ وَ اْلاَرْضَ وَ مَا بَيْنَهُمَآ اِلاَّ بِاْلحَقّ، وَ اِنَّ السَّاعَةَ َلاتِيَةٌ فَاصْفَحِ الصّفْحَ اْلجَمِيْلَ(85) اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اْلخَلّقُ الْعَلِيْمُ(86) الحجر: 85-86
Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik. (85)
Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui. (86) [QS. Al-Hijr : 85-86]
قُلْ هَلْ مِنْ شُرَكَآئِكُمْ مَّنْ يَبْدَؤُا اْلخَلْقَ ثُمَّ يُعِيْدُه، قُلِ اللهُ يَبْدَؤُا اْلخَلْقَ ثُمّ يُعِيْدُه فَاَنّى تُؤْفَكُوْنَ(34) قُلْ هَلْ مِنْ شُرَكَآئِكُمْ مَّنْ يَّهْدِيْ اِلَى اْلحَقّ، قُلِ اللهُ يَهْدِيْ لِلْحَقّ، اَفَمَنْ يَّهْدِيْ اِلَى اْلحَقّ اَحَقُّ اَنْ يُتَّبَعَ اَمْ مَّنْ لاَّ يَهِدّيْ اِلآَّ اَنْ يُّهْدى، فَمَا لَكُمْ، كَيْفَ تَحْكُمُوْنَ(35) وَ مَا يَتَّبِعُ اَكْثَرُهُمْ اِلاَّ ظَنًّا، اِنَّ الظَّنَّ لاَ يُغْنِيْ مِنَ اْلحَقّ شَيْئًا، اِنَّ اللهَ عَلِيْمٌ بِمَا يَفْعَلُوْنَ(36) يونس: 34-36
Katakanlah: "Apakah diantara sekutu-sekutumu ada yang dapat memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali ?". Katakanlah: "Allah-lah yang memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali; maka bagaimanakah kamu dipalingkan (kepada menyembah yang selain Allah)?" (34)
Katakanlah: "Apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang menunjuki kepada kebenaran?" Katakanlah: "Allah-lah yang menunjuki kepada kebenaran". Maka apakah orang yang menunjuki kepada kebenaran itu lebih berhak diikuti ataukah orang yang tidak dapat memberi petunjuk kecuali (bila) diberi petunjuk? Mengapa kamu (berbuat demikian)? Bagaimanakah kamu mengambil keputusan? (35)
Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikit pun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. (35) [QS. Yuunus : 34-36]
اِنَّ اللهَ فَالِقُ اْلحَبّ وَ النَّوى، يُخْرِجُ اْلحَيَّ مِنَ اْلمَيّتِ وَ مُخْرِجُ اْلمَيّتِ مِنَ اْلحَيّ، ذلِكُمُ اللهُ فَاَنّى تُؤْفَكُوْنَ(95) فَالِقُ اْلاِصْبَاحِ، وَ جَعَلَ الَّيْلَ سَكَنًا وَّ الشَّمْسَ وَ الْقَمَرَ حُسْبَانًا، ذلِكَ تَقْدِيْرُ الْعَزِيْزِ الْعَلِيْمِ(96)الانعام: 95-96
Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling? (95)
Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (96) [QS. Al-Anaam : 95-96]
وَجَعَلُوْا ِللهِ شُرَكَآءَ اْلجِنَّ وَ خَلَقَهُمْ وَ خَرَقُوْا لَه بَنِيْنَ وَ بَنتٍ بِغَيْرِ عِلْمٍ، سُبْحنَه وَ تَعلى عَمَّا يَصِفُوْنَ(100) بَدِيْعُ السَّموتِ وَ اْلاَرْضِ، اَنّى يَكُوْنُ لَه وَلَدٌ وَّ لَمْ تَكُنْ لَّه صَاحِبَةٌ، وَ خَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ، وَ هُوَ بِكُلّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ(101) ذلِكُمُ اللهُ رَبُّكُمْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ هُوَ، خَالِقُ كُلّ شَيْءٍ فَاعْبُدُوْهُ، وَ هُوَ عَلى كُلّ شَيْءٍ وَّكِيْلٌ(102) لاَ تُدْرِكُهُ اْلاَبْصَارُ وَ هُوَ يُدْرِكُ اْلاَبْصَارَ، وَ هُوَ اللَّطِيْفُ اْلخَبِيْرُ(103) الانعام: 100-103
Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan. (100)
Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. (101)
(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu. (102)
Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (103) [QS. Al-Anaam : 100-103]
وَ كَاَيّنْ ِمّنْ دَآبَّةٍ لاَّ تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللهُ يَرْزُقُهَا وَ اِيَّاكُمْ وَ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ(60) وَلَئِنْ سَاَلْتَهُمْ مَّنْ خَلَقَ السَّموتِ وَ اْلاَرْضَ وَ سَخَّرَ الشَّمْسَ وَ الْقَمَرَ لَيَقُوْلُنَّ اللهُ، فَاَنّى يُؤْفَكُوْنَ(61) اللهُ يَبْسُطُ الرّزْقَ لِمَنْ يَّشَآءُ مِنْ عِبَادِه وَ يَقْدِرُ لَه، اِنَّ اللهَ بِكُلّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ(62) العنكبوت: 60-62
Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (60)
Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah", maka betapakah mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar). (61)
Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (62)  [QS. Al-Ankabuut : 60-62]
اَفَمَنْ زُيّنَ لَه سُوْءُ عَمَلِه فَرَاهُ حَسَنًا، فَاِنَّ اللهَ يُضِلُّ مَنْ يَّشَآءُ وَ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَآءُ فَلاَ تَذْهَبْ نَفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرتٍ، اِنَّ اللهَ عَلِيْمٌ بِمَا يَصْنَعُوْنَ. فاطر: 8
Maka apakah orang yang dijadikan (syaithan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh syaithan)? Maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya; maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. [QS. Faathir : 8]
اِقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَ هُمْ فِيْ غَفْلَةٍ مُّعْرِضُوْنَ(1) مَا يَأْتِيْهِمْ ِمّنْ ذِكْرٍ ِمّنْ رَّبّهِمْ مُحْدَثٍ اِلاَّ اسْتَمَعُوْهُ وَ هُمْ يَلْعَبُوْنَ(2) لاَهِيَةً قُلُوْبُهُمْ، وَ اَسَرُّوا النَّجْوَى الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا، هَلْ هذَآ اِلاَّ بَشَرٌ ِمّثْلُكُمْ، اَفَتَأْتُوْنَ السّحْرَ وَ اَنْتُمْ تُبْصِرُوْنَ(3) قلَ رَبّيْ يَعْلَمُ الْقَوْلَ فِي السَّمَآءِ وَ اْلاَرْضِ وَ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ(4)الانبياء: 1-4
Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya). (1)
Tidak datang kepada mereka suatu ayat Al Qur'an pun yang baru (diturunkan) dari Tuhan mereka, melainkan mereka mendengarnya, sedang mereka bermain-main, (2)
(lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang dhalim itu merahasiakan pembicaraan mereka: "Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya?" (3)
Berkatalah Muhammad (kepada mereka), "Tuhanku mengetahui semua perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". [QS. Al-Anbiyaa : 1-4] 



Laa Ikraha, Hanya Allah Yang Maha Mengetahui,

وَ اللهُ اَعْلُمُ

Bagikan

Jangan lewatkan

Islam Agama Tauhid (ke-24)
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.